Dosen PPDS Gizi Klinik FK UNS Berpartisipasi dalam Workshop Clinical Teaching yang Diselenggarakan Unit Pendidikan Kedokteran FK UNS

Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Gizi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (FK UNS) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan klinik melalui partisipasi aktif dalam Workshop Clinical Teaching yang diselenggarakan oleh Unit Pendidikan Kedokteran FK UNS.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu pada 20 – 21 April dan 27 – 28 April 2026, bertempat di Gedung Pendidikan Dokter FK UNS, dan diikuti oleh dosen serta tenaga medis dari berbagai disiplin ilmu.

Dalam workshop ini, dosen PPDS Gizi Klinik FK UNS yang turut berpartisipasi meliputi dr. Amelya Augusthina Ayusari, MGizi, SpGK; dr. Dewi Wulandari, M.K.M, Sp.GK; dr. Novi Diah Pusparini, SpGK; serta dr. Indrawati, Sp.GK.

Pelaksanaan workshop dirancang secara sistematis dengan pembahasan materi yang progresif dan aplikatif pada setiap harinya. Workshop ini juga turut diintegrasikan ke dalam platform Pelataran Sehat Kementerian Kesehatan RI, sebagai bagian dari penguatan pembelajaran berkelanjutan serta standardisasi kompetensi pendidikan klinik di tingkat nasional.

Pada hari pertama (20 April 2026), kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan mengenai prinsip pendidikan dan penilaian klinik sebagai dasar dalam proses pembelajaran klinik. Materi selanjutnya mencakup pembahasan critical incidence dalam pendidikan klinik, konsep clinical reasoning beserta metode pengajaran dan penilaiannya, serta pentingnya pemberian umpan balik dan refleksi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran klinik.

Memasuki hari kedua (21 April 2026), fokus kegiatan beralih pada metode pengajaran klinik yang lebih praktis, yaitu bedside teaching dan pendekatan one minute preceptor. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi simulasi bedside teaching dalam kelompok kecil yang difasilitasi oleh para dosen berpengalaman, sehingga peserta dapat secara langsung mempraktikkan teknik pembelajaran klinik yang efektif di lingkungan pelayanan kesehatan.

Pada hari ketiga (27 April 2026), materi difokuskan pada berbagai metode asesmen dalam pendidikan klinik. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai Mini-CEX dan DOPS sebagai alat evaluasi kinerja klinik secara langsung, dilanjutkan dengan pembahasan OSCE dan OSLER sebagai metode penilaian terstruktur. Selain itu, dibahas pula penggunaan logbook dan portofolio dalam memantau perkembangan kompetensi peserta didik, serta penilaian aspek etika melalui metode multisource feedback (MSF) dan evaluasi 360 derajat.

Selanjutnya pada hari keempat (28 April 2026), kegiatan membahas konsep Entrustable Professional Activities (EPA) sebagai pendekatan dalam menentukan tingkat kemandirian peserta didik dalam praktik klinik. Workshop kemudian ditutup dengan simulasi DOPS yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengasah keterampilan dalam melakukan penilaian prosedural secara objektif dan terstandar.

Keikutsertaan dosen PPDS Gizi Klinik dalam seluruh rangkaian kegiatan ini mencerminkan komitmen institusi dalam mengembangkan metode pembelajaran klinik yang inovatif, berbasis kompetensi, serta selaras dengan standar pendidikan kedokteran terkini.

Partisipasi dosen PPDS Gizi Klinik FK UNS dalam workshop ini mencerminkan komitmen institusi dalam memperkuat kapasitas pendidik klinik yang berbasis kompetensi, sistematis, dan sesuai dengan perkembangan pendidikan kedokteran terkini.

Melalui penguatan kapasitas ini, diharapkan implementasi pembelajaran klinik di PPDS Gizi Klinik FK UNS semakin berkualitas, serta mampu menghasilkan lulusan yang profesional, kompeten, dan adaptif terhadap kebutuhan pelayanan kesehatan.